1. kenapa babi diciptakan ?
babi diciptakan kedunia ini karna
mempunyai tugas tersendiri sebagai cleaning servis di muka bumi ini
dari berbagai bentuk kotoran ,oleh karna nya si babi dengan menyadari
tugas nya sebagai cleaning servis dia selalu memakan kotoran manusia ,
sampah, bahkan kotoran nya sendiripun dia makan ,sungguh mahluk yang
kotor dan najis, adaikan kotoran si babi itu tidak ia makan kembali ,
pasti tidak akan ada manusia yang membuangnya.
2. kenapa orang jepang ,china dan negara lain nya memakan babi lebih panjang umur nya ?
jawaban nya karna umur sudah ada yang mengatur , masing-masing manusia mempunyai takdirnya sendiri ,jadi tidak ada sangkut paut nya
dengan memakan babi.
mungkin orang luar negri yang memiliki umur yang panjang karna pola hidup yang sehat , mereka rutin berolah raga, makan makanan yang bergizi ,dengan pola hidup yang baik otomatis kita akan mempunyai tubuh yang sehat.
3. kenapa daging babi diharamkan padahal cara memasak nya sama seperti hewan lain ?
Sesungguhnya ALLAH hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging
babi dan binatang yang [ketika disembelih] menyebut nama selain ALLAH, Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa [memakannya] sedang ia tidak
menginginkannya dan tidak [pula] melampaui batas, maka tidak ada dosa
baginya, Sesungguhnya ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Al-Baqarah [2]: 173)
dan bukan kah yang kita makan setiap hari akan menjadi darah daging
,begitupun dengan daging babi jika kita memakan nya walupun sudah di
bersihkan terlebih dahulu dan dimasak sampai matang tapi karna hewan ini
najis dan kotor , dengan cara apapun si babi tetap saja haram.
4. kenapa ikan lele yang memakan kotoran seprti babi tidak diharamlan ?
hukum mengonsumsi ikan lele menurut islam pada asalnya adalah halal.
Tapi terkadang masyarakat Indonesia memelihara ikan lele di empang dan
diberi makan berupa kotoran.
Jika kondisinya kotor maka ikan lele
menjadi sama seperti binatang jallalah , yaitu binatang yang memakan
makanan kotor dan najis sehingga hukum memakannya adalah haram, Agar
menjadi halal kembali, lele harus dikarantina alias dipisahkan dari
tempat yang kotor dan diberi makanan yang bersih.
Namun Seorang
ulama pernah ditanya, mengapa ikan yang tidak mempunyai sisik dilarang dan apa
hikmahnya? Ulama itu mengatakan ``konsekuensi memutuskan menjadi muslim
adalah tunduk pada hukum syariah dan ada banyak hikmah yang tidak dapat
terjangkau dari hukum-hukumnya``.
Meski demikian dikatakan bahwa ikan
tanpa sisik termasuk kategori (sama seperti babi), yang memakan apapun
termasuk kotoran, sisa bangka hewan, dan polutan lain termasuk sisa
manusia.
Para peneliti juga menemukan bahwa ikan yang
memiliki sisik dan sirip dan memiliki sistem pencernaan yang dapat mencegah
penyerapan racun dan toksin dari air ke dalam tubuhnya, Beberapa ikan
berdaging putih, termasuk ikan kod, dan ikan salmon merupakan contoh
ikan yang memiliki sisik dan sirip.
Sementara ikan lele memiliki sirip
namun tidak memiliki sisik, Ikan jenis ini biasanya memakan apa yang di
dasar air dan memiliki sistem pencernaan yang didesain untuk menyerap
toksin dari air.
